Masih ingat dengan Kelas Inspirasi postingan saya kemarin. Kali ini saya menulis di balik layarnya. Saya tergabung dalam kelompok 11, ternyata adalah kumpulan orang-orang hebat.Ini membuat saya minder, minder dalam segala hal. Ternyata masih ada orang yang lebih baik dari saya. maka saya pun melakukan sesuatu untuk menutupi rasa minder saya itu.
Saat briefing, pertama kumpul dan saling berkenalan dan pastinya saling tukar kontak. Dengan malu-malu saya mengakui tidak punya BBM what's up line kakao atau semacamnya. Saya hanya punya nomer HP dan akun fesbuk. Lha gimana lagi, benar-benar katrok sayanya. Padahal kan gampang banget buat instal paling tidak aplikasi sejuta umat BBM dan what's up. Ternyata tim saya tidak hanya berasal dari bekasi, ada yang dari Jakarta dan BSD, hadehhh.
Saya mencoba untuk inisiatif untuk meminta list nomer masing-masing anggota. Ada bebera orang yang tidak hadir, saya berharap nantinya pas hari H bisa ikut berpartisipasi. Selang beberapa hari, saya mencoba untuk menghubungi masing-masing anggota tim, terutama anggota yang tidak hadir saat briefing. Alhamdulillah sudah mendapatkan kabar. Dari 11 orang relawan, 3 orang sudah memastikan diri untuk mengundurkan diri.
Sejak kecil saya diajari oleh Pak Nur untuk memudahkan urusan orang lain. Makanya saya mencoba untuk memudahkan tim agar ketika hari H siap tanpa harus mengkhawatirkan persiapan-persiapan yang telah dilakukan. Saya mencoba untuk mengkoordinasikan dengan teman-teman tentang apa-apa yang dibutuhkan. Namun ternyata terkendala dengan komunikasi, BBM dan what's up. Akhirnya email tetap menjadi senjata terakhir saya untuk tetap berkoordinasi.
Saat melakukan survey lokasi dan melihat kondisi sekolah, semakin tahu bahwa sekolah dan anak-anak yang akan saya hadapi seperti ini. Diam-diam dalam hati saya sedikit gentar. "Tapi gak perlu lah, yang dihadapi anak-anak kok, gak ada yang perlu dicemaskan. Cukup berbaur sana dengan mereka nanti." Begitu pikir saya.
Saya harus tetap tenang dan tidak panik meskipun relawan berkurang. Diantara relawan, ada 2 orang cowok yang tersisa. Alhasil saya ditunjuk sebagai pembuka acara karena saya terlihat paling
Sesuai dengan perintah ketua tim, saya sanggupi penunjukan ini. Semoga saya bisa membawakan pembukaan dengan baik. Pak Nur juga pernah berkata "Kamu harus jadi orang yang siap dengan segala hal. Kalau tidak bisa siap, berperilakulah seperti orang yang siap."
jadi ya gitu de, pokoknya saya tidak ingin mengecewakan teman-teman tim. Saya harus jadi orang yang bisa diandalkan dalam tim, karena masing-masing orang juga punya tugas masing-masing. Kalaupun ada masalah dan keluhan, saya siap untuk turun tangan membantu kekurangan yang ada.
Menjelang hari H,tim dikejutkan dengan relawan pengajar yang mengundurkan diri lagi. Tidak tanggung-tanggung, 2 orang. Informasinya sangat mendadak, subuh baru dishare kabarnya. Saya berusaha untuk tetap tenang dan mengatur ulang jadwal yang sudah dibuat. Relawan pengajar tersisa 6 orang, masih cukup kok untuk segala kemungkinan terburuk. Tetap nikmati saja prosesnya. saya berusaha untuk membuat suasana tetap terkendali dan tidak ada yang panik. Atur ulang jadwal serta berkomunikasi dengan yang lain adalah kuncinya.
Dengan diawali dengan doa, alhamdulillah hari H berjalan dengan lancar. Saya merasa tidak tega, teman-teman yang berkunjung ke blog saya ini tanpa melihat foto-foto keseruan.
Dengan teknik yang sama ketika anda membaca postingan ini, silakan kembali ke postingan sebelumnya dan temukan link foto kegiatan Kelas Inspirasi Bekasi 2.
Terima kasih
Kelas Inspirasi.. sehari cuti, selamanya menginspirasi!
BalasHapusAh kangen pengen ikutan lagi.
Ayo ikutan lagi dan bersenang-senang dengan mereka. Semoga bisa mengispirasi
Hapusbrowserku error apa ya..?
BalasHapusgambarnya cuma nongol yang pertama doang...
Browsernya tidak ada masalah mas. memang sengaja begitu agar bisa terbaca tulisannya (dan menjadikan petunjuk pada postingan sebelumnya)
Hapushowalah kirain...
Hapus*dikerjain gua haha
Karena saya gak pengen ketahuan hahahaha
Hapusiya nih mas, kok cuma ada gambar 1 aja, dibawahnya gak ada tulisan atau gambar hiks
BalasHapusCoba dengan cara yang lain, di blok atau apa kek gitu supaya tulisannya terbaca. Memang agak ribet baca postingan yang ini, saya kan orangnya pemalu
Hapushahaha ada yang senasib ternyata
Hapushoreeee...
Temennya susah malah ikut senang. Senang senasib gak bisa baca postingan ini
HapusBang Mandor yang manaaaa? :D
BalasHapusPakai ctrl + A beb buat baca postingan ini
HapusPantesan, aku BW pakai HP blank. Ngga ada tulisannya. :D
Hapushowalah semprul
Hapusbaru tau rahasianya, haha
Kalau pas postingan kayak gini harus pakai cara khusus untuk membacanya
HapusTetep ngga nemuuu T_T
HapusWah enak punya guru seperti itu :)
BalasHapusAlhamdulillah, tapi sangat kurang waktunya kalau hanya sehari
Hapusbaru mampir, langsung pencet ctrl + A hehehe :)
BalasHapusNaah ini baru benar cara bacanya, selamat yaa
HapusDemi liat posting Bang Mandor aku yg dari tadi siang view di hp akhirnya buka laptop juga...
BalasHapusvery smart :-D
Cara baru dalam menyembunyikan sesuatu yang hanya orang-orang tertentu saja yang diberi tahu (halah mbulet)
HapusHuaaa di tab piye Ctrl A nya :(
BalasHapusLangsung pindah ke PC mbak bacanya
Hapushaduh ini ceritanya kemana,beneran di baliklayar ya :D
BalasHapusHarus dengan cara khusus untuk bisa membaca postingan ini mbak
HapusBang Mandooor...
BalasHapusIni kenapa mau baca postingan aja kok kayak mau membongkar kode rahasia aja siiih!
Mbok Djum mana ..mbok Djum!
*mau ngadu sama mbok Djum aja lah aku mah kalo gini caranya*
Hadeehh pakek lapor-lapor segala ...
HapusSaya dididik oleh pak Nur untuk selalu siap dalam kondisi apapun. Mencemaskan sesuatu tanpa berbuat apa-apa tidak akan mengubah keadaan.
BalasHapusTerima kasih telah berkunjung dan menikmati postingan saya ini paklik
setuju banget, sebelum melakukan sesuatu pekerjaan alangkah lebih berdoa dahulu... dibalik layar banget...
BalasHapusBerdoa adalah senjata paling ampuh di balik layar
Hapus